SUMO merupakan salah satu aktivitas olahraga yang menjadi ciri khas negara Jepang. Wisatawan dunia bahkan penasaran untuk melihat secara langsung turnamen gulat yang seru sekaligus menegangkan.
Selain menikmati pertunjukan gulat khas Negeri Sakura ini, Anda juga bisa lho mengunjungi destinasi-destinasi yang berhubungan dengan Sumo. Mulai tempat bersejarah hingga tempat makan mereka.
(Baca Juga: Begini Keunikan dan Keseruan Festival Tangisan Bayi di Jepang)
Jadi jangan kaget ketika menyambangi lokasi tersebut Anda bisa mendapatkan kesempatan bertemu para pengulat berbadan besar dan tinggi. Apalagi, Tokyo sebagai ibu kota negara punya beragam destinasi yang bisa mempermudah Anda menonton dan kenal lebih dalam lagi dengan Sumo.
Penasaran seperti apa? Berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari Japanguide.
(foto: japanguide)
Museum Sumo
Museum kecil ini berlokasi di stadium Kokugikan yang selama ini menjadi tempat koleksi barang-barang mengenai sumo. Termasuk gambar-gambar yang sudah dikumpulkan dari zaman yokozuna, hingga penghargaan bagi pengulat yang pensiun.
(Baca Juga: Wah, Jepang Hadirkan Bak Mandi Berisikan Sirup untuk Spa Lho!)
Selama turnamen di Tokyo museum ini menjadi tempat terbaik untuk menikmati pertandingan. Jika Anda tertarik cobalah pergi ketika akhir pekan dari pukul 10.00 – 16.30.
Kuil Ekoin
Sebelum stadium sumo pertama di buat di tahun 1909, turnamen sumo dulunya dilakukan di kuil Ekoin ini. Sekarang, pengunjung bisa melihat monumen batu yang dipasang sebagai penghormatan untuk pengulat dan masternya.
(foto: japanguide)
Restoran Chanko Nabe
Chanko Nabe merupakan menu sajian untuk pengulat. Menu ini merupakan bentuk hot plate yang berisikan sayur, hidangan laut dan daging. Jika Anda ingin makan asli dari tangan pengulat bisa pergi ke Dohyo Ring di mana pengelola restoran merupakan pensiuan pegulat.
(Baca Juga: Fantastis, Desa Ini Sulap Sawah Jadi Lukisan Raksasa Seukuran Lapangan Bola)
Tomioka Hachimangu Shrine
Kuil Tomioka Hachimangu adalah situs di mana turnamen sumo diadakan selama sekitar seratus tahun selama Periode Edo pertengahan (1603-1867). Di tempat suci saat ini ada monumen di mana nama yokozuna dan ozeki masa lalu dan sekarang (peringkat tertinggi kedua sumo) ditulis.
Ada juga rumah harta karun kecil yang menampilkan beberapa barang terkait sumo seperti cetakan pegangan kayu pegulat dan petanda peringkat tua di lantai satu.
(fid)
(Baca Juga: Sebuah Pulau di Jepang Terlarang untuk Perempuan, Kira-Kira Kenapa Ya?)
(foto: japanguide)
(Donald Banjarnahor)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.