Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Punya Anak? Waspada, Jarang Sikat Gigi Bikin Kualitas Sperma Pria Memburuk

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |16:29 WIB
Ingin Punya Anak? Waspada, Jarang Sikat Gigi <i>Bikin</i> Kualitas Sperma Pria Memburuk
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

Periodintitis mengakibatkan gusi semakin surut menjauhi gigi sehingga memperlihatkan akar gigi. Gusi yang terbuka membuat aliran darah di sekitar gigi rentan terkontaminasi bakteri penyebab penyakit. Racun yang dihasilkan bakteri kemudian mulai menyerang jaringan dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya, sehingga membuat gigi menjadi kendur dan mudah lepas. Bakteri juga bisa beredar ke seluruh tubuh dengan menumpang aliran darah. Inilah kenapa penyakit gusi telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit kronis seperti penyakit jantung, gangguan pernapasan, gangguan ginjal, dan juga stroke.

Lantas, apa akibatnya jarang sikat gigi pada kesuburan pria?

Penyakit gusi dan gigi yang disebabkan oleh jarang sikat gigi dapat menyebabkan kualitas sperma dan air mani Anda memburuk. Meski belum jelas apa hubungan sebab akibatnya, ada banyak teori yang mampu mendukung bahwa kesehatan gigi dan mulut sangat berpengaruh pada peluang Anda untuk menghamili pasangan.

Pertama, hampir semua penyakit gigi dan gusi dipengaruhi oleh bakteri yang berkembang biak kelewat batas. Penumpukan bakteri dalam mulut kemudian dapat menyebar ke seluruh tubuh dan berkembang biak lebih lanjut di area tubuh lainnya. Ketika infeksi atau jejak bakteri ditemukan dalam air mani Anda, kondisi ini disebut sebagai bacteriospermia — yang ditandai dengan jumlah sperma sedikit, gerak sperma yang tidak gesit, dan bentuk sperma yang abnormal. Kelainan pada sperma telah terbukti sebagai salah satu faktor risiko ketidaksuburan pria.

Kedua, gusi yang terinfeksi dapat melepaskan racun pemicu peradangan dalam jumlah banyak, sehingga memicu sistem imun tubuh bereaksi berlebihan ketika mencoba melawannya. Reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh jadi membuatnya kewalahan untuk membedakan mana yang baik dan jahat. Akibatnya, sistem imun justru balik menyerang sel-sel sehat dan tidak mengancam, seperti sel sperma. Hal ini kemudian juga dapat mempengaruhi implantasi sel telur yang telah dibuahi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement