Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anti Mainstream! Ternyata Lari Mundur Lebih Sehat daripada Lari Maju

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |14:35 WIB
Anti Mainstream! Ternyata Lari Mundur Lebih Sehat daripada Lari Maju
Ilustrasi (Foto: Dailymail)
A
A
A

LARI mundur bukanlah konsep baru. Lari mundur telah populer di Jepang selama berabad-abad, sekarang bahkan di Eropa. Jika jalanan lingkungan Anda aman dari lubang dan hal berbahaya lain, lari mundur bisa menjadi cara terbaik menjaga kebugaran.

Lari mundur tentu berbeda dengan lari maju pada umumnya. Ketika Anda berlari mundur, Anda menggunakan lebih banyak otot kaki untuk menyelesaikan setiap langkah, daripada yang Anda gunakan saat lari maju, di mana ini membuat Anda membakar hampir 30% lebih banyak energi.

Faktanya, sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 26 pelari wanita, yang berlari 15 sampai 45 menit 3 kali seminggu selama 6 minggu, menetapkan bahwa wanita kehilangan hingga 2,5% dari berat badan mereka dengan hanya beralih ke retro-running sendirian.

Selain itu, temuan 2 penelitian oleh para peneliti dari Universitas Milan dan yang lainnya oleh para ilmuwan dari Universitas Cardiff di Wales menjelaskan, "Seseorang yang lari mundur, menapak tanah dengan lebih lembut, sehingga mengurangi risiko cedera lutut," tulisnya.

Berikut adalah beberapa manfaat lari mundur lainnya yang dikutip dari Timesofindia, Rabu (26/7/2017):

Meningkatkan postur tubuh

Anda mungkin membungkuk saat berlari maju. Membungkuk ini bisa menyebabkan masalah punggung dan nyeri leher. Di sisi lain, berlari mundur akan memaksa Anda berdiri lebih tegak, mengoreksi postur tubuh Anda sepanjang berlari.

Hasil yang lebih baik

Jika motif Anda adalah menurunkan berat badan, maka lari mundur adalah rezim kebugaran yang cocok. Beberapa penelitian mengatakan, berlari mundur membantu membakar kalori sekira 20% lebih banyak dibanding lari maju. Dengan demikian, berlari mundur memiliki efek pembakaran kalori yang lebih besar dibanding lari maju.

Kinerja lebih baik

Ketika Anda berlari mundur, maka memerlukan lebih banyak usaha dalam pergerakan, karena lebih sulit untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Hal ini meningkatkan efisiensi kardiovaskular dan stamina tubuh.

Mengurangi kebosanan

Berjalan selama berjam-jam bisa sedikit membosankan. Menambahkan lari mundur menjadi rutinitas benar-benar menyenangkan dan mengairahkan. Anda masih akan mendapatkan banyak manfaat kesehatan, dan lari mundur juga melibatkan otak, sehingga menjaganya tetap bekerja.

Pembentukan otot

Berlari mundur tidak hanya akan memperkuat otot, tapi membuat betis, paha depan dan tulang belakang lebih seimbang saat mendapatkan kekuatan otot yang lebih banyak.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement