Nama Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski memiliki aura tersendiri karena artis kelahiran 25 Desember 1974 ini memiliki tampang keturunan asing atau bule. Modal ini penting karena pada masa 1990-an, wajah bule sangat diminati di industri hiburan, baik oleh para produser maupun masyarakat. Kecantikan dan lekuk tubuh yang paripurna membuat blasteran Polandia-Sunda ini sempat disebut-sebut sebagai Cindy Crawford-nya Indonesia.
Crawford adalah model terpopuler di dunia pada era itu. Sinetron-sinetron yang dibintanginya juga memiliki rating tinggi. Dia juga sempat menjadi bintang video klip band Dewa yang kala itu sangat populer. Bahkan, setelah bintangnya hampir meredup, Tamara masih bisa menjadi bintang utama film horor thriller Air Terjun Pengantin pada 2009. Filmnya laris manis sedikit banyak berkat eksploitasi kemolekan tubuh ibu yang saat itu sudah beranak satu tersebut.
Dengan wajah bule, tubuh indah, dan rambut panjang pirang dan bergelombang indah, Tamara pun pernah digaet menjadi brand ambassador salah satu sabun kecantikan internasional terpopuler kala itu. Perempuan yang lahir di Bandung ini berhasil menyisihkan ribuan wanita di Indonesia saat program seleksi sabun kecantikan internasional itu dengan cukup ketat dan selektif.
Dian Sastrowardoyo
Bisa dibilang film layar lebar Ada Apa dengan Cinta? (AADC) pada 2002 menjadi pijakan yang sangat kuat untuk melambungkan namanya di industri hiburan, termasuk membuatnya menjadi ikon kecantikan. Dengan wajah cantik, senyum manis, dan rambut hitam panjang, Dian Sastro menjadi kiblat para pria Indonesia menentukan perempuan ideal. Ditambah kecerdasannya, perempuan yang lulusan Filsafat UI ini semakin menonjol dan tampak berbeda di tengah selebritas muda lainnya.