Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Placenta Accreta, Penyebab Kim Kardhasian Tidak Bisa Hamil Lagi

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 22 Juni 2017 |18:10 WIB
Mengenal <i>Placenta Accreta</i>, Penyebab Kim Kardhasian Tidak Bisa Hamil Lagi
Kim Kardashian (Foto: Thecelebrityauction)
A
A
A

KIM Kardashian tidak bisa lagi mengandung anak ketiganya karena menderita placenta accreta. Apabila dipaksakan untuk mengandung, itu berbahaya bagi dirinya dan bayi dalam kandungan. Akhirnya ia memutuskan untuk menggunakan jasa ibu pengganti agar bisa punya anak lagi. Lalu sebenarnya apa itu placenta accreta?

Dilansir dari Fox News, Kamis (22/6/2017), placenta accreta adalah kondisi di mana sebagian atau seluruh plasenta melekat pada dinding rahim karena posisinya terlalu dalam. Menurut sebuah penelitian di American Journal of Obstetrics and Gynecology, antara tahun 1982 sampai 2002, sekitar 1 dari 533 kehamilan dipengaruhi oleh placenta accreta.

Pada ibu hamil, seharusnya plasenta menempel di dinding rahim dan ikut keluar saat bayi dilahirkan. Namun pada kasus ini, karena letaknya yang terlalu dalam plasenta tidak bisa keluar. Baca Juga: (Idap Placenta Accreta, Kim Kardashian Akhirnya 'Sewa Rahim' demi Anak Ketiga)

Placenta accreta berbahaya dan risiko yang paling mungkin terjadi adalah pendarahan yang mengancam jiwa. Faktanya hampir 90% perempuan hamil yang menderita kondisi ini membutuhkan transfusi darah.

Rekomendasi yang diberikan kepada perempuan yang menderita placenta accreta adalah melahirkan lebih awal. Kebanyakan perempuan juga memerlukan operasi histerektomi karena plasenta tidak bisa dilepas dengan aman. Namun operasi itu menantang, sebab 20% suplai darah masuk ke rahim selama kehamilan yang menyebabkan pembuluh darah membesar sehingga pendarahan bisa sulit dihentikan.

Placenta accreta dapat terjadi sendiri namun bisa juga terjadi karena placenta previa, sebuah kondisi di mana plasenta melekat di bawah rahim sehingga menutupi jalan lahir. Faktanya, seorang wanita yang menderita placenta previa berisiko terkena placenta accreta, walaupun kemungkinannya hanya 5%. Kasus placenta accreta paling banyak terjadi pada perempuan yang melakukan operasi caesar.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement