DERAS air terjun yang turun terhempas dari atas membuat dada bergemetar. Dengan menggunakan mobil untuk menuju ke sebuah air terjun tersembunyi, Backpacker Tampan bersama Arian Jayani dan keempat temannya yang lain berangkat dari penginapan.
Perjalanan mereka dimulai dari jalan beraspal dan bertemu dengan masyarakat yang tengah bersiap-siap menjalankan sebuah ritual keagamaan hindu hingga sampai pada jalan setapak yang kiri dan kanannya merupakan perkebunan. Setelah melewati jalan setepak, mereka berenam menempuh jalan menurun dengan menuruni tangga, pemandangan di sekeliling mereka merupakan hutan.
Keseruan terjadi karena tingkah Arian yang salah menyebut hutan justru "hutang". Arian yang masih suka mencampur bahasa Indonesia dengan Inggris dalam pembicaraannya pun spontan ditertawakan teman-temannya.
Sepanjang perjalanan yang mereka tempuh hutan selalu terlihat. Ini berarti air terjun memang berada tersembunyi. Perjalanan yang dilakukan dengan berjalan kaki untuk menuju air terjun yang semula dikira hanya selama 15 menit, ternyata sampai 30 menit lebih.
Arian merasa sangat tertarik dengan air terjun yang akan dilihatnya. Melihat sungai yang airnya jernih, membuat perjalanan menuju air terjun semakin menarik dan membuat penasaran.