SUNTIK KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang biasa digunakan untuk menunda kehamilan. Namun seperti metode kontrasepsi lainnya, suntik KB memiliki beberapa kekurangan dan tidak disarankan bagi wanita yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Lantas, jika jadwal KB Anda bertepatan pada bulan puasa, bolehkah suntik KB saat puasa? Hal apa saja yang harus diperhatikan? Ini jawabannya.
Jenis suntik KB yang ada di Indonesia
Suntik KB adalah kontrasepsi hormonal yang disuntikkan pada bagian tertentu tubuh seperti lengan atas, paha, atau bokong. Setelah disuntikkan, kadar hormon akan meningkat dan kemudian menurun secara bertahap hingga suntikan selanjutnya.
Di Indonesia, berdasarkan jangka waktu, terdapat dua jenis suntik KB yang paling umum digunakan, yaitu suntik KB 1 bulan dan suntik KB 3 bulan. Suntikan KB 3 bulan mengandung hormon progestin, sementara suntikan KB 1 bulan mengandung kombinasi hormon progestin dan hormon estrogen, dengan kadar progestin yang lebih rendah.
Lalu, bagaimana jika jadwal suntik KB Anda bertepatan dengan bulan puasa, bolehkah suntik saat puasa? Siapa saja yang boleh dan tidak boleh melakukan suntik saat puasa?
Jika Anda memakai suntik KB 1 bulan
Sesuai namanya, KB ini disuntikkan setiap 30 hari sekali. Suntik KB ini bekerja dengan menghentikan pelepasan sel-sel telur dari rahim dan juga membuat cairan vagina menebal sehingga mencegah sperma bertemu dengan sel telur. Selain itu suntikan ini juga mempertipis dinding rahim sehingga mempersulit implantasi sel telur.
Jika tidak terlambat diberikan, suntikan KB bulanan ini efektif menunda kehamilan hingga 99%. Jika jadwal suntik KB Anda jatuh saat bulan puasa, Anda pasti kebingungan dengan pertanyaan bolehkah suntik saat puasa? Secara medis, Anda tidak dilarang untuk melakukan suntik KB saat puasa. Jika Anda menginginkan jawaban dari sisi agama, Anda bisa menanyakan hal ini secara langsung kepada ahli agama.
Namun yang jelas suntik KB saat puasa tidak dilarang dari sisi medis. Namun tidak semua wanita dapat menerima suntikan tersebut. Suntik KB 1 bulan ini sebaiknya tidak diberikan pada:
- Ibu yang sedang menyusui bayi kurang dari 6 bulan.
- Wanita dengan tekanan darah tinggi.
- Perokok atau penderita migrain, terutama yang berusia 35 tahun ke atas.
- Pengidap beberapa penyakit seperti kanker payudara, gangguan hati, penyakit jantung atau pembuluh darah.
- Untuk mendapatkan hasil optimal, suntikan sebaiknya diberikan tepat waktu dan secara teratur. Jika terlambat lebih dari 7 hari dari jadwal seharusnya, maka sebaiknya gunakan kondom atau tidak berhubungan seksual hingga suntikan berikutnya.
- Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gangguan setelah suntikan KB.
Jika Anda memakai suntik KB 3 bulan
Suntik KB 3 bulan bisa disuntikkan ke bokong atau di lengan atas. Ada juga yang disuntikkan ke lapisan kulit di area perut atau paha atas. Suntikan KB 3 bulan mencegah kehamilan dengan melepaskan hormon progestin ke dalam pembuluh darah.
Progestin adalah hormon yang serupa dengan progesteron, yaitu hormon yang diproduksi ovarium. Progestin dalam suntik KB 3 bulan bekerja dengan menghentikan pelepasan sel telur ke dalam rahim sehingga mencegah terjadinya pembuahan.