BERBICARA tentang Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, tidak akan lepas dari kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Mengapa Ende?
Di kota itulah Presiden pertama RI, Bung Karno pernah diasingkan oleh pemerintah Hindia Belanda selama empat tahun. Dalam pengasingan tersebutlah Bung Karno merenungkan 5 butir sila yang kemudian disebut sebagai Pancasila.
Di taman yang biasa ia datangi untuk menghabiskan waktu dan merenung, Bung Karno duduk di bawah pohon sukun bercabang 5. Jumlah cabang inilah yang menginspirasi Bung Karno dalam menciptakan Pancasila.
Taman yang awalnya bernama Taman Rendo itu kini dikenal dengan nama Taman Renungan Pancasila yang bersebelahan dengan Lapangan Pancasila. Di bawah pohon sukun bercabang 5 itulah Bung Karno biasa menghabiskan waktu dengan duduk menghadap ke arah pantai di Teluk Ende.
Untuk mengenang jasa Bung Karno dalam melahirkan ideologi negara ini, kini Anda bisa melihat patung Bung Karno dalam posisi duduk di atas kursi yang panjangnya 17 meter. Tepat di sampingnya ada pohon sukun. Sementara di depannya ada sebuah kolam air.
Taman Renungan Pancasila ini menjadi destinasi yang wajib Anda kunjungi jika ingin mengenang sosok sang proklamator dalam merenungkan Pancasila. Selain Taman Renungan Pancasila, tentu saja Anda bisa melanjutkan perjalanan menjelajahi keindahan alam yang ditawarkan NTT.
Di daerah yang siap menyambut pilkada dengan salah satu pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Esthon Foenay - Christian Rotok ini Anda akan menemukan banyak wisata baik berbasis alam maupun sejarah. Jadi masukkan NTT ke dalam bucket list Anda ya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.