Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Ilmiah Mengapa Puasa Baik untuk Tubuh Anda

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Senin, 29 Mei 2017 |08:01 WIB
5 Alasan Ilmiah Mengapa Puasa Baik untuk Tubuh Anda
Ilustrasi (Foto: Khaleejtimes)
A
A
A

KITA semua mengetahui manfaat spiritual salat dan puasa selama bulan Ramadan. Tapi, tahukah Anda bahwa ada banyak alasan ilmiah mengapa puasa selama sebulan penuh baik untuk tubuh Anda?

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, termasuk bagi tubuh Anda. Jika Anda menjalankan dengan benar, puasa di bulan Ramadan akan memberikan dampak yang positif untuk tubuh.

Berikut alasan ilmiah mengapa puasa selama sebulan penuh baik untuk tubuh Anda yang dilansir dari Khaleejtimes:

1. Membantu mengatasi kecanduan

Inilah saat terbaik untuk keluar dari kebiasaan buruk dan tidak sehat, seperti merokok atau kecanduan gula dan garam. Setelah terlepas dari kecanduan selama 30 hari, mungkin Anda akan lepas dari masalah ini. Tubuh Anda akan beradaptasi dengan perubahan baru, sehingga Ramadan adalah periode ideal untuk berhenti melakukan kebiasaan yang buruk.

2. Mengurangi nafsu makan

Pola makan di bulan Ramadan perlahan-lahan menyusutkan perut Anda. Jika Anda telah menunggu untuk membuat perubahan dalam pola makan, maka Ramadan memberi penyempurnaan pada penataan diet yang sangat dibutuhkan. Pada saat bulan suci selesai, Anda akan memiliki nafsu makan yang berkurang dan tidak memiliki godaan ngemil camilan tidak sehat.

3. Tubuh menyerap lebih banyak nutrisi

Puasa berjam-jam selama bulan Ramadan meningkatkan metabolisme tubuh Anda dan menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan. Hal ini dapat dikaitkan dengan peningkatan hormon yang disebut adiponektin yang diproduksi dengan kombinasi puasa dan makan saat sahur, memungkinkan otot menyerap lebih banyak nutrisi.

4. Meningkatkan imunitas

Studi menunjukkan bahwa puasa selama sebulan tidak hanya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, namun juga membangunnya kembali. Bila Anda tidak menelan makanan apapun selama berjam-jam, maka ini mendorong tubuh manusia memproduksi lebih banyak sel darah putih yang membantu sistem kekebalan tubuh. Hal ini membantu sel induk untuk terus maju dan mulai membangun kembali keseluruhan sistem.

5. Penurunan berat badan

Puasa dari fajar sampai senja memberi tubuh transisi halus dengan menggunakan glukosa sebagai sumber utama untuk memberikan energi menjadi lemak. Hal ini membantu mencegah kerusakan otot dan protein penting.

Bila lemak digunakan untuk energi, maka ini membantu penurunan berat badan, yang pada akhirnya mengurangi kadar kolesterol juga. Dengan penurunan berat badan, pada akhrinya Anda dapat mengendalikan diabetes dan tekanan darah.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement