BAYI berat lahir rendah (BBLR) harus dicegah sejak masa kehamilan. Karena dampaknya bisa berpengaruh pada tumbuh kembang anak hingga dewasa kelak.
Ibu hamil harus mau mencukupi kebutuhan gizi demi sang janin. Walau keadaannya Anda mengalami mual, muntah atau sering merasa kenyang.
Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Taufik Jamaan SpOG dari IVF Morula Menteng mengatakan, calon ibu harus paham dengan masa 1000 Hari Pertama Kehidupan. Sayangnya, satu dari dua ibu belum tercukupi gizinya karena berbagai faktor.
Padahal inilah yang memicu bayi lahir dengan berat badan rendah. Mengingat dampaknya bisa mengganggu tumbuh kembang si kecil.
"Dampaknya BBLR membuat organ tubuh dan fungsinya kurang sempurna, pertumbuhannya lamban, kecerdasannya jadi terganggu," kata dr Taufik saat ditemui di Veranda Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/5/2017).
Kategori BBLR yaitu bayi yang lahir kurang dari 2,5 kg. Biasanya ini dialami oleh bayi lahir prematur.
Untuk pencegahan, ibu hamil harus benar-benar mencukupi kebutuhan gizinya. Susu bisa membantu masalah kekurangan gizi yang seharusnya tidak terjadi.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.