Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangan di Balik Romantisnya Foto Pernikahan di Puncak Everest

Annisa Aprilia , Jurnalis-Kamis, 18 Mei 2017 |08:10 WIB
Perjuangan di Balik Romantisnya Foto Pernikahan di Puncak Everest
Pernikahan Romantis di Puncak Gunung Everest (foto: Charleton Churchill)
A
A
A

PASANGAN ter-romantis ini bisa jadi relationship goalsnya para pendaki gunung. Pasalnya, mereka menghelat foto pernikahan di puncak gunung tertinggi di dunia Gunung Everest.

Mereka adalah Ashley Schmeider dan James Sissom. Pasangan ini menikah dan berfoto di ketinggian 17.600 kaki. Hebatnya lagi, kedua orang ini membawa barang-barang kebutuhannya sendiri. Pendakian mereka bukan tanpa hambatan.

(foto: Charleton Churchill)

Malam sebelum mereka tiba di pos pendakian, Sissom yang phobia ketinggian harus tidur dengan masker oksigen. Tapi, untungnya dia sembuh dan pemotretan pun berlanjut dengan lancar.

(foto: Charleton Churchill)

Seperti yang dikutip dari Insider, Kamis (18/5/2017), pasangan ini memang menginginkan pernikahan yang tidak biasa. Fotografer Charleton Churchill menyarankan untuk memilih gunung Everest. Mereka berdua bersama-sama mendaki, melintasi ngarai, memanjat perlahan hingga keduanya dapat menyesuaikan diri dengan ketinggian.

(foto: Charleton Churchill)

Saat berada diketinggian 16.950 kaki, Gorak Shep, pasangan ini berhenti untuk mengambil beberapa foto. Hal ini merupakan pertama kalinya pengantin pria melihat Schemeider mengenakan gaun. Keesokan harinya mereka mendaki hingga ke pos pendakian dan dengan cepat memotret pernikahan. Setelah prosesi pemotretan pernikahan selesai, mereka dijemput sebuah helikopter.

(foto: Charleton Churchill)

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement