Untuk gaya klasik dan rapi, Penny loafer tak akan salah untuk dikenakan. Sepatu ini sering dikaitkan dengan politisi Amerika atau bintang film, namun sebenarnya sepatu ini pertama kali dibuat di Norwegia oleh pembuat sepatu Nils Gregoriussen Tveranger. Loafer ini pada awalnya disebut 'Aurile Moccasin' yang terinspirasi oleh suku asli Amerika, Iroquoise.
Lalu pada 1954, sebuah brand dari Amerika G. H Bass & Co merilis adaptasinya dari desain asli yang disebut 'Weejun'. Desainnya ditandai dengan tali yang merinci di bagian samping, dan kemudian ada strap pada bagian atas kaki. Itulah yang hingga kini dikenal dengan penny loafer.
Tassel loafer
(Foto: Theidleman)