Ia menjelaskan, defisiensi testosteron atau hipogonadisme disebabkan karena kegagalan testis memproduksi testosteron yang normal. Padahal, 95 persen testosteron atau hormon pria dihasilkan oleh testis atau buah zakar.
Tidak hanya memengaruhi libido dan fisik, ternyata pria dengan defisiensi testosteron cenderung sulit untuk mendapatkan anak dari pasangannya.
"Testis mulai produksinya (testosteron) menurun, kemungkinan pria susah membuahi pasangan," tukasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.