Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Masalah Akibat Kadar Testosteron Terlalu Rendah

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 04 April 2017 |11:10 WIB
9 Masalah Akibat Kadar Testosteron Terlalu Rendah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SETELAH usia 30 tahun, laki-laki akan mengalami penurunan kadar testosteron secara berkala, namun seharusnya tidak menimbulkan perubahan fisik maupun penurunan libido yang signifikan. Tetapi jika hal tersebut terjadi, maka kemungkinan besar disebabkan oleh rendahnya kadar testosteron.

Apa gejalanya jika kadar testosteron pria terlalu rendah?

Berikut ini beberapa tanda yang dialami pria ketika kadar testosteronnya terlalu rendah:

1. Rendahnya dorongan seks

Rendahnya dorongan seks akibat kadar hormone testosteron yang terlalu rendah, ditandai dengan ereksi spontan yang lebih jarang terjadi. Ini termasuk ereksi saat tidur malam dan ereksi di pagi hari.

2. Kesulitan mempertahan ereksi

Impotensi merupakan masalah yang umum terjadi saat tubuh seorang pria tidak memproduksi cukup testosteron. Hal ini disebabkan karena kadar testosteron tidak cukup banyak untuk bisa menstimulasi otak, untuk memproduksi molekul yang memicu dan mempertahankan ereksi.

3. Volume air mani yang terlalu sedikit

Semakin banyak kadar testosteron seorang pria, semakin banyak air mani yang ia hasilkan. Itulah sebabnya kadar testosterone terlalu rendah dapat diketahui dari seberapa banyak cairan mani yang dihasilkan saat seorang pria ejakulasi.

4. Lebih mudah lelah

Rendahnya testosteron biasanya ditandai dengan rasa lemas lebih dari biasanya meskipun waktu istirahat tidur malam sudah mencukupi, serta rasa kurang termotivasi untuk melakukan aktivitas fisik.

5. Jumlah rambut di tubuh berkurang

Jika rambut yang berkurang adalah rambut pada bagian lain di tubuh selain di kepala, ini dapat menjadi pertanda yang kuat jika seorang laki-laki mengalami kadar testosteron yang terlalu rendah.

6. Bertambahnya lemak tubuh

Hal ini ditandai dengan kenaikan berat badan yang cepat serta jadi penumpukan lemak pada sekitar perut.

7. Hilangnya massa otot

Gejala hilangnya massa otot akibat kadar testosteron yang terlalu rendah biasanya ditandai dengan ukuran lingkar lengan atas dan ukuran kaki yang menjadi lebih kecil. Kemampuan untuk mengangkat beban juga berkurang.

8. Berkurangnya masa tulang

Saat seorang pria memiliki kadar testosteron rendah, lapisan tulang menjadi menjadi lebih tipis hingga dapat memicu osteoporosis.

9. Gangguan mood

Perasaan depresi akibat testosteron yang terlalu rendah dapat muncul saat pria merasa tidak bertenaga dan tidak dapat berpikir jernih.

(Ranto Rajagukguk)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement