MENDAKI gunung es yang didominasi medan licin dan padat oleh es memerlukan teknik sendiri ketika didaki.
Setelah sukses menaklukkan beberapa gunung tertinggi di dunia yang didominasi gunung es, Fransiska Dimitri Inkiriwang, salah satu dari Tim Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition (WISSEMU) Mahitala Unpar, menyampaikan sekilas tentang beberapa teknik yang mereka pakai dalam mendaki gunung es.
“Kalau waktu Vinson Massive (puncak gunung tertinggi dunia terakhir yang dicapai) itu kita pakai teknik ‘moving together’. Jadi teknik berjalan bersama-sama dengan tali itu sebenernya penting untuk melalui medan gletser, yang suka ada patahan jurang atau crevasse,” kata Fransisca.
Selain itu, mereka juga harus siap mendaki dan memanjat dengan menggunakan bantuan trekking pole atau ice axe atau kapak es. Kedua peralatan tersebut penting untuk menahan berat badan agar tidak tergelincir atau jatuh.
“Kemudian ‘fixed rope’ itu juga kebanyakan diperlukan di gunung-gunung ini, yang medannya curam. Jadi itu kita memanjat melalui tali pengaman semi permanen, yang setiap season harus diganti,” tutupnya.
(Fiddy Anggriawan )