DUNIA kini sudah semakin mengenal Danau Toba sebagai salah satu keajaiban dunia yang kaya dengan pesona alam. Cantiknya bukan main, membuat banyak wisman betah untuk berlama-lama di sana.
Namun, sayangnya, untuk saat ini akses menuju Danau Toba masih terbilang menempuh waktu yang lama jika berangkat dari bandara Kuala Namu. Tentu ini menjadi pertimbangan para turis yang ingin berkunjung ke dana vulkanik tersebut.
"Solusinya agar setara dengan Internasional maka Bandara Silangit akan dibuat Internasional juga, mudah-mudahan tahun ini pembangunannya selesai," ungkap Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Bandara Silangit memiliki jarak sangat dekat dengan Danau Toba, bahkan bisa ditempuh dalam waktu 20 menit. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai danau, dan sudah bisa juga menikmati kawasan cantik sekitarnya.
"Kapasitas di terminal akan ditambah menjadi 500 ribu, tapi dalam waktu dekat 100 ribu dulu," ujarnya.
Perbaikan Bandara Silangit ini juga disebabkan karena jalur laut di Danau Toba atau Pulau Samosir juga belum bisa disambangi dengan kapal pesiar sehingga untuk menembus angka 1 juta wisman di 2019, bandara pun harus sesuai dengan kriteria dunia.
Selain bandara, pemerintah juga sedang menggalakan jalan tol dari Kuala Namu hingga Siantar. Dengan begitu traveller akan lebih cepat lagi menuju Danau Toba, kurang lebih sekitar 2 jam dari semula 4-6 jam perjalanan darat.
"Selain jalan tol, nanti juga akan ada jalur kereta api dari Kuala Namu menuju Danau Toba yang bisa ditempuh dengan jarak 1,5 jam," tuturnya.
Selama ini jika traveller ingin ke Danau Toba menggunakan kereta api harus berangkat dari kota Medan terlebih dahulu sehingga bagi Anda yang mendarat di Kuala Namu itu akan memperlama mobilitas Anda untuk menuju danau.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.