MENINGITIS babi mulai mewabah di sejumlah daerah di Bali dan diduga memasuki wilayah Kabupaten Tabanan. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri MSS atau streptococcus suis ini ditularkan kepada manusia melalui daging babi.
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Suratmika menyampaikan, setidaknya tiga orang diduga mengalami gejala awal meningitis babi. (Baca: Jangan Panik, Begini Cara agar Terhindar dari Penyakit Meningitis Babi)
"Jadi, ada 3 orang di laporkan dari rumah sakit di Tabanan. Tapi saya belum dapat konfirmasi terakhir mengenai kondisi fisik pasien," ungkap dr Nyoman kepada Okezone saat dihubungi melalui telefon, Senin (13/3/2017).
Ia mengatakan, pasien dengan gejala-gejala meningitis yang diduga sebelumnya sempat mengonsumsi daging babi. Namun, untuk diagnosa pasti belum ada hasil laboratorium.
Sebagai upaya preventif agar kasus ini tidak merebak luas, Dinkes Tabanan sudah melakukan survei lapangan dan juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat. (Baca: Waspada Penyakit Meningitis Babi, Kenali Gejalanya!)
"Kita sudah melakukan tindakan-tindakan seperti survei ke lapangan. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat di domisili masing-masing, sudah kita lakukan." jelasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat berupaya mejaga kebersihan, terutama bagi mereka yang melakukan kotak dengan babi. Dr Nyoman memberi imbauan pula kepada mereka yang mengonsumsi babi untuk memasaknya hingga betul-betul matang, sehingga kuman di dalamnya pun mati.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.