Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FOOD STORY: Muasal Warteg, Merantau ke Jakarta Orang Tegal Awalnya Menjual Nasi Ponggol

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Minggu, 19 Februari 2017 |07:10 WIB
FOOD STORY: Muasal Warteg, Merantau ke Jakarta Orang Tegal Awalnya Menjual Nasi Ponggol
Menu warteg ala gourmet (Foto:Twitter)
A
A
A

Kudapan tersebut terdiri dari nasi putih, beberap lauk seperti tahu, tempe, dan sambal, yang dibungkus dengan pisang. Dengan kombinasi yang cukup bervariasi dan rasanya yang lezat, nasi ponggol ternyata berhasil menjadi makanan kesukaan para pekerja proyek. Hal ini juga didukung oleh harganya yang cukup terjangkau.

Seiring berjalannya waktu, para pedagang nasi ponggol pun mulai memberanikan diri membangun bangunan khusus untuk menjajakan makanannya. Salah satu ciri khas bangunan warteg yang hingga saat ini masih dipertahankan adalah ukurannya yang mungil sekitar 3x3 meter, dan bercat biru pada bagian depannya.

Variasi makanannya pun sudah mulai bervariasi. Bahkan, sudah banyak warteg yang juga menjual makanan lokal tempat mereka membuka usaha. Menarik bukan?

A post shared by Towitowi (@towitowi) on


(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement