"Semua kawasan Lombok itu punya nyale tapi cuma di Lombok Tengah aja kita punta Mandalika, jadi tema yang diangkat putri Mandalika," tegasnya.
Setiap kecamatan membawakan kreasi kostum berbeda-beda, namun ada satu kesamaan yang diangkat mereka, ialah Putri Mandalika. Terlihat setiap kecamatan mendandani anak gadis cantik dengan menggunakan busana keratonan bak Putri Mandalika.
Selama Putri Mandalikan berjalan selalu dikawal oleh banyak bodyguard pria serta dayang wanita. Mereka pun, menunjukan peforma terbaik dari setiap kecamatan.
Putri Mandalika yang dihadirkan punya tema berbeda. Ada yang putri Mandalika diarak hanya dengan berjalan kaki saja, tetapi juga ada yang menggunakan Praje. Praje seperti singa-singaan dari Suku Sunda yang biasa digunakan untuk acara sunatan anak.