JIKA Anda hendak mencari museum di Kalimantan Selatan, Museum Lambung Mangkurat adalah tempat yang harus Anda datangi pertama kali. Dekat dengan bandara di Banjarbaru, museum ini menawarkan berbagai bentuk pameran budaya dan sejarah terkait Kalimantan Selatan.
(Foto: Erika/Okezone)
Hanya berjarak 20 menit dari bandara ke Kabupaten Banjarbaru, Anda bisa datang ke museum yang pertama kali diresmikan pada 10 Januari 1979.
Menempati areal seluas 1,5 hektar, museum ini identik dengan bangunan induknya yang bergaya Rumah Tradisional Banjar Bubungan Tinggi berwarna merah, yang dipadukan dengan arsitektur dan teknologi modern.
(Foto: Erika/Okezone)
Di sana, pengunjung dapat belajar sejarah kehidupan di Kalimantan Selatan di zaman prasejarah, sisa-sisa artifak di zaman Hindu Budha, benda-benda dari peradaban masyarakat duku Dayak dan Bugis, kain-kain tradisional. Bahkan terdapat fosil paus yang pernah terdampar seabad lalu.
(Foto: Erika/Okezone)
Sampai Desember 2010, museum ini telah memiliki 12.065 buah koleksi. Koleksi-koleksi tersebut diklasifikasikan dalam 10 jenis, yaitu: Geologika atau Geografika, Biologika, Etnografika, Arkeologika, Historika, Numismatika/Heraldika, Filologika, Keramologika, Seni Rupa dan Teknologika.
Museum Lambung Mangkurat adalah museum umum milik pemerintah. Untuk masuk ke sana, biayanya cukup murah, berkisar antara Rp1.000 sampai Rp5.000 untuk pengunjung anak-anak sampai turis asing dewasa.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.