(Ilustrasi tenun ecoprint. Foto: Instagram Ecoprintindonesia )
Lebih lanjut Dian menjelaskan, ecoprint merupakan teknik yang menempelkan dedaunan atau bunga yang memiliki tangkai pada kain tenun lalu dikukus hingga daun menempel untuk mendapatkan motif dengan cara alami.
“Ecoprint itu dicetak di kain tenun polos lalu daun-daun yang ada ditempel lalu dikukus, nah saat kering itu seperti diprint karena warna alami dari tumbuhannya itu keluar, jadi pas kering daunnya diangkat hasilnya lebih hidup dedaunannya,” jelasnya.
Ini merupakan cara sederhana yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Hanya saja pengrajin yang melakukan ini baru di sekitar wilayah Jawa Tengah.
“Ecoprint masih di sekitar Jawa tengah kebanyakan. Mudah diproduksi dan murah, makanya diprediksi menjadi tren. Kreatif enggak usah mahal, yang dibutuhkan hanya ide, bukan?” pungkas desainer asal Ngawi, Jawa Timur ini.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.