TIDAK ada yang salah dengan kegiatan berbelanja, entah itu belanja baju, sepatu, ataupun aksesori. Ataupun belanja dengan tujuan sekedar menghabiskan waktu santai.
Akan tetapi, kegiatan berbelanja menjadi obsesi yang tidak sehat jika sudah berlebihan sehingga mendatangkan kerugian dalam aspek finansial. Pada kenyataannya, banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya sudah menjadi seorang penggila belanja.
Untuk menghindarinya, ada baiknya untuk mengenali apa sajakah tanda-tanda orang yang bisa disebut sebagai gila belanja. Berikut 5 pertanda yang bisa disimak.
Impulsif
Tanda pertama yang bisa dilihat ialah, Anda seringkali mengeluarkan uang untuk berbelanja atau suatu transaksi yang impulsif alias besar-besaran. Di mana kebiasaan ini dilakukan bukan hanya sesekali waktu, tetapi kerap dilakukan dari waktu ke waktu.
Penggila belanja seringkali berbelanja bukan karena membutuhkan barang tersebut, namun hanya karena merasa harus memiliki barang tersebut semata demi harga diri atau gengsi semata. Untuk menghindarinya, biasakan ketika pergi ke mall buat terlebih dahulu daftar barang belanjaan yang memang jadi prioritas.
Banyak barang tidak terpakai
Penggila belanja biasanya pada akhirnya banyak menghasilkan tumpukan barang-barang yang sama sekali belum terpakai. Entah itu label harga yang masih menggantung di pakaian baru, ataupun kotak sepatu yang belum dibuka sama sekali.
Merasa menyesal usai belanja
Sering merasa bersalah dan menyesal setelah banyak membeli barang A dan B? ini jadi salah satu tanda jelas bahwa Anda adalah si penggila belanja. Si penggila belanja kerap merasa senang dan puas saat berbelanja, namun menyesal dan merasa bersalah ketika dihadapkan pada tagihan kartu kredit yang melonjak.
Menjadikan belanja sebagai reward
Setiap kali mencapai suatu keberhasilan atau mood sedang bagus, biasanya penggila belanja akan cenderung menghadiahi diri sendiri atas kesuksesan tersebut dengan acara shopping. Faktanya berbelanja di saat hati sedang berbunga-bunga atau gembira berlebihan, dapat menyebabkan ketergantungan.
Menyembunyikan kebiasaan belanja
Kebanyakan dari penggila belanja sebetulnya memahami, bahwa kebiasaan yang dilakukan adalah sesuatu yang bisa menjadi masalah. Inilah mengapa kebanyakan penggila belanja biasanya menyembunyikan kebiasaan shopping dari orang-orang terdekat, seperti anggota keluarga dan teman-teman. Misalnya dengan langsung menghapus situs-situs belanja yang telah dibuka di computer setelah usai berbelanja, atau menyembunyikan kantung belanja di dalam lemari. Demikian seperti dikutip Glamradar, Senin (23/1/2017).
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.