Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Agar Menggaung seperti Batik Jawa, Ini Upaya Kenalkan Batik Minang

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 08 Desember 2016 |12:29 WIB
Agar Menggaung seperti Batik Jawa, Ini Upaya Kenalkan Batik Minang
Batik minang harus terkenal seperti batik jawa (Foto:Ilustrasi/Indonesiaproduct)
A
A
A

 

SANGAT disayangkan rasanya jika kekayaan wastra Nusantara khususnya Batik, hanya terkenal dengan Batik dari Tanah Jawa saja.

Padahal daerah seperti Sumatra Barat pun memiliki kekayaan wastra Batik Minang. Namun sayangnya, dalam dunia industri fashion Tanah Air motif Batik Minang ini sendiri gaungnya memang belum sekencang kain Batik Jawa.

Menyadari akan hal ini, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat tidak mau berpangku tangan. Selain mendukung launching dan acara trunk show Batik Minang oleh para desainer dari Indonesia Modest Fashion, upaya lain juga digiatkan.  Melalui Dekranasda Provinsi Sumatra Barat, pemerintah daerah mengadakan pelatihan kepada 15 orang pengrajin yang berasal dari tiga Kabupaten di Sumatra. Yakni, Kabupaten Kota Padang, Dharmas Raya, dan pesisir Selatan.

"Kami mendatangkan pengrajin kain Batik asal Yogjakarta untuk dapat melatih keterampilan membatik kepada para pengrajin di Sumatra Barat. Dari total 200 Batik Minang yang dikembangkan, ada sekitar tujuh motif yang direalisasikan sebagai Batik," jelas Ridonald selaku sekretaris Dekranasda provinsi Sumatra Barat yang dijumpai di Jakarta Selatan.

Selain itu, Pemprov Sumatra Barat juga sedang mengupayakan upaya-upaya lain seperti pelatihan kepada siswi SMK jurusan Batik dan juga himbauan seragam kerja PNS. Hal ini diungkapkan langsung oleh Nevi Zuarina sebagai Ibu Gubernur Sumatra Barat.

 

"Kita dari pemerintah provinsi sedang menggodok usulan atau himbauan agar para PNS di Sumatra Barat itu bisa pakai desain Batik Minang sebagai salah satu seragam kerja. Nah PNS di Sumatra Barat tuh kan banyak, sayang kan. Jadi bukan desain Batik Jawa lagi yang dipakai tapi desain Batik Minang," ujar Nevi saat ditemui Okezone, Rabu 7 Desember 2016 di kawasan Jakarta Selatan.

Selain itu Nevi juga menyebutkan bahwa pemerintah provinsi tidak hanya memberikan pelatihan pengembangan Batik Minang kepada para pengrajin semata, tetapi juga kepada siswi-siswi SMK jurusan Batik di Sumatra Barat. Agar sumber daya manusia dengan kemampuan membatik di Sumatra Barat semakin banyak dan semakin berkembang dari yang berusia muda.

(Santi Andriani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement