KABAR duka berpulangnya pelopor gudeg yang legendaris Ny Djuhairah atau lebih dikenal dengan Gudeg Yu Djum menjadi kabar mengagetkan berbagai kalangan. Termasuk penikmat dan praktisi kuliner Bondan Winarno.
Lewat akun twitternya, pria yang terkenal berkat ungkapan uniknya yang berbunyi "pokoke maknyus" itu, turut menyampaikan ungkapan belasungkawanya.
"Mlm ini saya tersentak mendengar berita ttg wafatnya seorang streetfood warrior kita: Ibu Djuariah (Gudeg Yu Djum). Semoga khusnul khotimah," tulis Bondan.
Mlm ini saya tersentak mendengar berita ttg wafatnya seorang streetfood warrior kita: Ibu Djuariah (Gudeg Yu Djum). Semoga khusnul khotimah.
— Bondan Winarno (@PakBondan) November 14, 2016
Tidak sampai disitu saja, Bondan juga sempat mengungkapkan sebuah fakta unik tentang gudeg paling terkenal seantero Yogya itu.
"#RIPYuDjum Di Yogya ada 2 gudeg yang dikenal dengan nama Yu Djum. Ibu Djuhariah (Yu Djum) di Mbarek, dan Ibu Djuminten di Wijilan. CMIIW," ujarnya.
#RIPYuDjum Di Yogya ada 2 gudeg yang dikenal dengan nama Yu Djum. Ibu Djuhariah (Yu Djum) di Mbarek, dan Ibu Djuminten di Wijilan. CMIIW.
— Bondan Winarno (@PakBondan) November 15, 2016
Melihat cuitan Bondan, sejumlah netizen pun tertarik untuk menambahkan informasi yang telah dilontarkan olehnya.
"Untuk yang di Wijilan Original Recipe, yang di Mbarek Bandara dijalankan oleh cucu dari putra ke 3 Yu Djum dgn konsep kemitraan itu setau saya," tulis akun @Cahyo95_
"Setau saya Yu Djum di wijilan adalah cabang dari Mbarek. Djuminten ada di kranggan," tulis akun @alyvus
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.