Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TOP TRAVEL: Belajar Sejarah Kereta Api di Museum Ambarawa Semarang

Tentry Yudvi , Jurnalis-Selasa, 08 November 2016 |20:16 WIB
TOP TRAVEL: Belajar Sejarah Kereta Api di Museum Ambarawa Semarang
Museum Kereta Api (Foto: Indonesiatravel)
A
A
A

JALAN-jalan ke Jawa Tengah tidak lengkap rasanya jika melewatkan kesempatan untuk belajar sejarah kereta api Indonesia, di Museum Kereta Api Ambarawa, Semarang.

Banyak hal yang bisa didapat selama ke sana, salah satunya mengenal perkembangan kereta api dari zaman penjajahan hingga kini.

Sebenarnya gedung museum sudah dibuat dari tanggal 21 Mei 1873, di mana kala itu museum ini menjadi stasiun Raja Willem 1. Sehingga dulu nama museum ini dinamai sebagai stasiun Willem 1 yang saat itu memberikan perintah untuk menjajah Semarang.

Di mana, jalur keretanya memiliki perbedaan ukuran, di Kedung Jati ke Utara ukurannya 4 kaki 8.5 Inchi, kemudian, menuju selatan Yogyakarta melalui Magelang, jalur kereta berubah menjadi 3 kaki 6 inchi. Kala itu, stasiusn dijadikan alat transportasi dari Semarang ke Yogyakarta.

Kemudian, di tanggal 6 Oktober 1976, jalur kereta 3 kaki 6 inchi ditutup dan dijadikan sebagai museum kereta api Ambarawa. Di sinilah, banyak lokomotif, dan mobil lama yang saat itu digunakan sebagai transportasi para penjajah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement