WASABI bukanlah bahan baku dalam makanan khas Jepang tapi bahan pelengkap ini menempati peran penting, apalagi saat menyantap sushi. Meski dibudidayakan di Jepang, nyatanya banyak wasabi yang diimpor dari negara luar Jepang. Apakah itu wasabi asli atau palsu?
Dilansir dari FoodBeast, Rabu (26/10/2016), sebuah video menjelaskan bagaimana wasabi sangat sulit dibudidayakan sehingga menemukan wasabi asli di restoran Jepang adalah sesuatu yang sulit kecuali restoran tersebut termasuk yang premium. Video yang diproduksi oleh All Nippon Airways ini mengeksplor sebuah perkebunan budi daya wasabi di Jepang.
Perkebunan di Desa Hotaka di Nagano Prefecture menjelaskan wasabi termasuk komoditas yang paling sulit tumbuh. Proses budi dayanya yang sulit juga membuat tanaman ini sangat mahal dan langka, apalagi jika ditemukan di luar Jepang.
Banyak yang mengatakan wasabi dari luar Jepang biasa diolah menggunakan hasil modifikasi palsu. Wasabi dibuat dari lobak yang dicelup dengan pewarna makanan hijau, sungguh ini adalah kegiatan penipuan yang fatal pasalnya rasa wasabi akan jauh berbeda.
Selain termasuk tanaman yang sulit dibudidayakan, proses pengolahan wasabi juga tergolong sulit karena wasabi tidak diolah menggunakan alat canggih, melainkan diolah secara tradisional. Umbi wasabi diparut secara manual menggunakan parutan yang terbuat dari kulit ikan hiu.
Wasabi asli memiliki rasa pedas namun ada after taste manis yang khas. Jika Anda berkesempatan ke Jepang dan mencicipi rasa wasabi asli, Anda termasuk yang beruntung karena wasabi asli tidak tersedia dalam jumlah banyak. Menyantap wasabi asli sama saja seperti menyantap tanaman langka dan mahal, jadi beruntunglah Anda.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.