MENYUSUI adalah hal terpenting dalam membangun hubungan antara Ibu dan si kecil. Tidak hanya hubungan secara psikologis, tetapi juga soal memberikan asupan nutrisi terbaik bagi si buah hati.
ASI sendiri memiliki manfaat jangka panjang langsung untuk ibu dan si bayi. Untuk si buah hati, asi bermanfaat untuk mengurangi resiko obesitas dan penyakit kardiovaskular saat dewasa. Sedangkan untuk sang Mama, ASI memiliki manfaat seperti mengurangi resiko stress, mengurangi resiko osteoporosis, dan juga mengurangi resiko obesitas.
Lalu sebetulnya hal-hal dasar apa yang harus para Ibu lakukan dari sisi psikologis agar proses menyusui si buah hati ini berjalan lancar sesuai yang diinginkan?
Ditemui Okezone secara langsung di kawasan Jakarta Pusat, Anna Surti Ariani, S. Psi, M.Si, Psi selaku psikolog anak tidak segan membagikan ilmunya terkait proses menyusui ini.
"Yang harus dilakukan oleh Mama agar proses menyusui ini lancar yang pertama ialah sang Ibu harus merasa semangat. Semangat akan menjalani proses menyusui sang buah hati ini, lalu yang kedua Mama haruslah merasa percaya diri. Percaya diri di sini adalah merasa yakin bahwa air susu pasti keluar dan dirinya bisa menyusui sang anak," jelas Anna.
Selain kedua faktor di atas, Anna juga menambahkan dua faktor lainnya yang juga harus dilakoni oleh sang Ibu ialah sebagai Ibu yang ingin menyusui anaknya maka wajib untuk mengetahui tata menyusui yang benar. Kemudian yang terakhir, jika ingin air susu keluar lancar maka Ibu harus sering-sering menyusui.
"Sering menyusui itu juga jadi faktor yang sangat mendukung loh, karena dengan sering menyusui (adanya supply and demand) maka semakin banyak juga air susu yang diproduksi," tandas Anna.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.