ANDA mungkin tidak menghabiskan banyak waktu untuk duduk memikirkan jumlah sperma Anda. Tapi jika Anda ingin memiliki anak suatu hari nanti, sebaiknya Anda tidak hanya menghabiskan hari-hari Anda dengan duduk berjam-jam menonton televisi atau di depan komputer.
Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology baru-baru ini menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik, karena menonton televisi terlalu lama, dapat memiliki dampak negatif pada sperma pria.
Untuk penelitian ini, peneliti mengamati lebih dari 1.200 laki-laki muda yang sehat dan mengumpulkan informasi tentang kebiasaan sedentari dan aktivitas fisik mereka. Mereka juga mengambil air mani dan sampel darah.
Inilah yang mereka temukan: Pria yang menonton televisi lebih sering lebih mungkin untuk memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit daripada mereka yang tidak menonton televisi. Pria yang menonton televisi lima jam sehari memiliki jumlah sperma total rata-rata 104 juta, dibandingkan 158 juta pria yang tidak gemar menonton acara semacam Netflix.
Dilansir dari Menshealth, Selasa (13/9/2016), pria yang menonton televisi juga memiliki kadar testosteron lebih rendah. Bahkan, semakin banyak waktu menatap layar membuat jumlahnya semakin rendah.
Apa arti dari semua ini? Waktu yang mereka habiskan di sofa yang nyaman bisa membuat malas bergerak. Sementara lima jam sehari adalah waktu ideal untuk menghabisakan waktu di depan televisi.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.