KADANG ada beberapa perilaku anak yang menguji kesabaran orangtua. Semua bukan salah mereka, sebagai orangtua Anda harus memakluminya dan sabar dalam menangani perilaku agresif anak, seperti ulasan berikut ini.
Mencoret tembok
Bagi kebanyakan anak, setiap permukaan kosong adalah kanvas yang dapat menjadi sarana berkreasi. Bila kreasinya sudah sedikit mengganggu, cepat atasi dengan membelikan anak buku sketsa dan pensil mewarnai, tetapi ingat, harus pensil atau sejenisnya yang dapat dihapus.
Menggigit dan mencakar
Perilaku agresif, seperti menggigit, menyobek, dan menarik adalah bagian dari pertumbuhan dan perkembangan mereka. Jadi, jangan lantas Anda memarahi anak yang telah merusak barang yang ada di rumah. Alihkan dengan mainan seperti lilin-lilin atau buih-buih busa.
Terlalu pemilih dengan makanan
Tak jarang Anda menemui anak yang sangat pemilih dalam makanan, sehingga membuat ibunya pusing untuk menyiasatinya. Oleh karenanya, menurut Psikolog anak dari India, Varsha Dixit mengatakan bahwa anak harus sedini mungkin dikenalkan dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Sekiranya usia 8 bulan sangat pas untuk memberi makanan dengan asupan gizi yang lengkap. Demikian dilansir TimesofIndia, Jumat (5/8/2016).
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.