Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diolah dengan Teknik Sama, Rasa Kimchi Selalu Berbeda

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Kamis, 04 Agustus 2016 |20:11 WIB
Diolah dengan Teknik Sama, Rasa <i>Kimchi</i> Selalu Berbeda
Rasa kimchi selalu berbeda (Foto: YouTube)
A
A
A

APA yang terbersit saat mendengar kata kimchi? Pasti tak jauh dari sawi, rasanya yang pedas atau asam. Ya, makanan asal Korea ini sudah populer di banyak negara, termasuk Indonesia.

Rasa khas kimchi yang mayoritas pedas asam ini, ternyata tidak selalu sama. Meski diolah dengan resep dan teknik yang sama, kimchi selalu menghasilkan rasa yang berbeda. Hal ini dikatakan Alvin Sentosa, Manajer Samwon Shop saat ditemui di Jakarta.

Alvin mengatakan, bahwa proses fermentasi kimchi berjalan secara alami dan tidak mungkin menghasilkan rasa yang sama. "Biar yang dipakai sawi dari kebun yang sama, termasuk bumbu dan si pembuat makanan, pasti rasanya selalu beda. Ini tergantung bagaimana kimchi terfermentasi," kata Alvin.

Selain itu, rasa kimchi juga dipengaruhi lamanya proses fermentasi dan tempat penyimpanan.

"Rasa kimchi yang fermentasi dua hari, pastinya akan berbeda dengan yang seminggu atau sebulan," lanjut Alvin.

Di negara asalnya, kimchi jadi makanan tradisional yang wajib ada di setiap rumah. Hampir semua keluarga di Korea memiliki stok kimchi di rumahnya. Masyarakat Korea menganggap semakin lama kimchi difermentasi, maka enak juga rasanya.

"Aslinya di Korea, semakin asam kimchi, maka semakin enak. Kalau di Indonesia kurang suka yang terlalu asam. Itu kembali lagi ke selera," pungkas Alvin.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement