Sejak tiba di Kupang, para peserta sail dipandu mengelilingi Kota Kupang dan mendatangi sejumlah destinasi wisata, pusat kuliner serta tempat hasil kerajinan tangan warga. Selain itu, selama beberapa malam di Kota Kupang, warga juga memberikan hiburan dengan sejumlah tarian adat dan budaya dari sejumlah daerah di wilayah ini.
"Kami sangat bangga dan berterima kasih untuk penyambutan ini. Kami bahagia dan sangat meninkmati Kota Kupang," tuturnya.
Dia mengaku, akan membawakan dan menyampaikan hal bermakna yang baru pertama ditemukan dan dialami di Kota Kupang ini kepada seluruh orang yang akan ditemuinya, termasuk di negaranya.
"Hal kasih inilah yang akan saya wartakan ke seluruh dunia," kata turis yang mengaku baru pertama kali datang ke Kota Kupang itu.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Ester Muhu mengatakan, dari 37 kapal layar yang sudah ada sejak Kamis 28 Juli 2016 lalu, hampir 100 orang yang sudah diajak mengelilingi Kota Kupang dan seluruh tempat wisata yang ada.