Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebiasaan Isap Jempol dan Gigit Jari 'Bisa Kurangi' Alergi

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 12 Juli 2016 |15:04 WIB
Kebiasaan Isap Jempol dan Gigit Jari 'Bisa Kurangi' Alergi
foto: ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Anak-anak yang mengisap jempol atau menggigit kuku dapat 'terhindar' dari alergi, seperti diungkapkan oleh sebuah penelitian.

Penulis di jurnal kesehatan Pediatrics menyatakan penjelasannya adalah hipotesis higienis, bahwa paparan bakteri dapat menguatkan kekebalan tubuh seseorang.

Kebiasaan mengisap jempol dan menggigit kuku terlihat dapat mencegah alergi pada 1.000 orang berusia antara lima hingga 32 tahun di Selandia Baru, yang telah dikaji secara berkala.

Namun, kebiasaan ini tidak terkait dengan risiko asma atau alergi serbuk bunga (hay-fever).

Kebiasaan mengisap jempol dan menggigit kuku dikaji dan dicatat pada anak-anak berusia lima, tujuh, sembilan, dan 11 tahun, sementara alergi dikaji pada usia 13 dan 32 tahun.

Sekitar sepertiga dari anak-anak tersebut memiliki menghisap jempol atau menggigit kuku dan mereka cenderung tidak memiliki alergi pada usia 13 tahun.

Temuan baru ini menyatakan anak-anak yang berkebiasaan 'buruk' akan memiliki sepertiga lebih rendah untuk alergi terhadap debu, kutu rumah, hewan piaraan kucing atau anjing daripada anak-anak lain yang tidak memiliki kebiasaan ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement