BICARA tentang Makassar memang tidak akan bisa lepas dari salah satu tempat bersejarah ini.
Tempat penuh sejarah ini menjadi salah satu ikon dari ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Benteng yang dinamai Fort Rotterdam ini lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Benteng Rotterdam.
Benteng yang berdiri di area seluas kurang lebih 3 hektar ini menjadi saksi bisu bagaimana kelamnya kisah Sultan Diponegoro yang ditahan oleh Belanda pada masa itu. Belanda sengaja menempatkan Sultan Diponegoro di Makassar dengan tujuan mengecoh para pengikutnya.
Dengan licik, awalnya Belanda memberitakan bahwa Sultan Diponegoro akan diasingkan ke Ternate. Namun di tengah perjalanan saat berada di lautan lepas, beliau dibelokkan ke Makassar, atau yang pada masa itu masih bernama Ujung Pandang.
Sultan Diponegoro ditahan oleh Belanda di Benteng Rotterdam dari 1834 hingga akhirnya wafat pada 1855. Kurang lebih selama 21 tahun, Benteng Rotterdam menjadi saksi dari bagaimana kejamnya Belanda menahan Sultan Diponegoro. Pahlawan ini pada akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Benteng yang didirikan pada 1545 oleh raja ke-9 dari kerajaan Gowa-Tallo ini.
(Hessy Trishandiani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.