Advertisement
Advertisement

Deteksi Gangguan Ginjal Lewat Urin

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 03 Februari 2016 |19:58 WIB
Deteksi Gangguan Ginjal Lewat Urin
Deteksi gangguan ginjal lewat tes urin (Foto: Medicalnewstoday)
A
A
A

SESEORANG yang mengalami gangguan fungsi ginjal mudah mengarah pada risiko penyakit kronis.  Tapi, sebenarnya tanda dan gejalanya mudah dikenali lewat kondisi urin.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Ginjal dr Tunggul D Situmorang, SpPD, K-GH, FINASIM mengatakan, penyebab utama gagal ginjal biasanya dipicu oleh diabetes dan hipertensi. Sementara itu, orang dengan gangguan ginjal, urinnya menjadi keruh dan frekuensinya sedikit.

"Itu disebut proteinuria atau proteinnya bocor.  Harusnya tidak ada di urin, protein itu jadi ada. Ini bisa terjadi selama tiga bulan berturut-turut, tapi pasien tidak menyadari," ujarnya dalam presentasi membahas Aspek Medik Transplantasi Ginjal di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (3/2/2016).

Dia menambahkan, tanda-tanda lain yang ditunjukkan oleh pasien adalah akan kehilangan nafsu makan, mual dan sering muntah, nyeri pinggang di tengah, badan membengkak, hingga sesak napas.

"Kalau sudah mengalami gagal ginjal, bukan berarti hidupnya berakhir. Pasien dianjurkan untuk hemodialisa atau melakukan transplantasi ginjal. Dua terapi ini pasti ada kelebihan dan kekurangannya," tukasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement