INDONESIA membawa masakan khas Padang ke ajang Madrid Fusion 2016 di Madrid, Spanyol pada 25-27 Januari 2016. Meski harus di-fusion diharapkan ini tidak sampai mengurangi cita rasa makanan khas Padang itu sendiri.
Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Spanyol, masakan khas Padang akan meramaikan event gastronomi berskala Internasional itu. Namun sesuai namanya, maka makanan padang harus di-fusion.
Sebagai informasi fusion food merupakan penggabungan dua budaya kuliner dari negara yang berbeda sehingga menjadi sebuah sajian baru dengan kombinasi rasa sempurna nan lezat.
Tahun ini, menu yang dibawa untuk mewakili Indonesia di Madrid adalah makanan khas Padang dari Marco Padang. Seperti diketahui, gerai ini menyajikan makanan padang dengan tampilannya lebih modern.
Menurut Chef Nanda Hamdalah, meski bukan masakan khas Padang autentik yang disuguhkan, namun masakan padang fusion ini punya nilai lebih yang bisa dibanggakan.
"Masakan fusion modern pasti bisa menghasilkan tampilan dan komposisi yang lebih kompleks," jelas Chef Nanda kepada Okezone melalui pesan elektronik, Kamis, 21 Januari 2016.
Namun demikian, Chef Nanda menyarankan, agar nilai lebih itu dapat dioptimalkan untuk promosi masakan Indonesia. Makanan khas Padang yang di-fusion sebaiknya tidak dimodifikasi hingga menghilangkan esensi cita rasa asli masakan padang tersebut. "Jangan sampai ngurangi rasanya," pungkasnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.