Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Bahaya Anak Duduk di Lantai

Erika Kurnia , Jurnalis-Kamis, 31 Desember 2015 |14:30 WIB
Waspadai Bahaya Anak Duduk di Lantai
Waspadai anak duduk di lantai (Foto: Thesun)
A
A
A

DUDUK di lantai dengan kedua kaki ditekuk keluar membentuk huruf “W” mungkin tampak tidak bermasalah. Tapi seorang ahli medis mengatakan, duduk dalam posisi yang secara alami dilakukan banyak anak saat bermain dengan mainan di lantai atau menonton televisi bisa berbahaya.

Dalam sebuah video yang diposting oleh Movement Rx, terapis fisik, Dr Claudia Chaloner, mengatakan bahwa duduk dengan posisi 'W' dikatakan berbahaya bagi perkembangan anak dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius di kemudian hari.

"Postur dari posisi tersebut tidak menguntungkan untuk pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Pada anak, posisi tersebut juga menunda otot postural dan mengganggu stabilitas pusat tubuh yang dibutuhkan, terutama ketika anak mulai harus mampu mengangkat beban dan melakukan olahraga apapun," tuturnya.

Dia menjelaskan bagaimana duduk dalam posisi 'W' menempatkan tekanan berlebihan pada sendi pinggul karena tidak perlu mengaktifkan otot inti di perut untuk menjaga postur tetap tegak.

“Duduk dalam posisi W juga dapat menyebabkan kelemahan sendi, dan menghambat bukan hanya otot-otot postural tapi juga keterampilan motorik kasar, koordinasi dan keseimbangan,” kata Dr Chaloner menambahkan, seperti dikutip dari Thesun, Kamis (31/12/2015).

Sebaliknya, ia menyarankan agar kita memuji anak-anak yang duduk dengan postur alternatif, seperti bersila atau duduk dengan kaki berselonjor. Orangtua diharapkan dapat membimbing anak-anak mereka menjadi lebih baik dalam duduk jika mereka biasa duduk dengan posisi 'W'.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement