NINJA Warrior (Sasuke) adalah sebuah acara kompetisi sports-entertainment yang berasal dari Jepang. Program yang sudah diadopsi oleh 18 negara ini, juga bakal tayang di RCTI Desember mendatang.
Ajang kompetisi ini mengadu ketangkasan, ketahanan fisik dari masing-masing peserta yang akan diuji melewati berbagai macam rintangan. Seperti cerita Teige Matthews-Palmer, salah satu finalis Ninja Warrior UK pertengahan 2015 lalu, membutuhkan latihan yang sempurna. Namun, itu tidak berarti semua latihan perlu dilakukan untuk performa yang maksimal.
Mahasiswa PhD ini punya cara sendiri untuk menyiasati latihan. Ia mengaku berkomitmen untuk berlatih angkat beban dan atletik, seperti ditulis di laman Menshealth, Senin (9/11/2015).
“Saya punya dasar parkour, yang masih suka dilatih seminggu atau dua minggu sekali. Saya juga berlatih atletik cukup keras selama beberapa tahun, tiga atau empat kali seminggu. Kemudian saya berlatih angkat besi olimpiade lima kali seminggu selama sekitar dua tahun ini,” paparnya.
Untuk mempertahankan dasar kekuatan, ia mencoba latihan pull-up dengan beban 40kg dan squat tiga kali seminggu. Dua kali seminggu saya melakukan parkour untuk melatih keseimbangan, dan seminggu sekali saya melakukan panjat tebing.
“Sebagian besar latihan yang telah saya lakukan adalah untuk kekuatan. Tapi saya merasakan kemajuan yang lebih baik ketika saya menggabungkan berbagai jenis latihan yang saya sebutkan sepanjang minggu,” kata pemuda yang berbobot 70kg ini.
Saksikan juga Sasuke Ninja Warrior Indonesia, yang bakal tayang pada Desember mendatang. Jangan sampai ketinggalan yah guys!.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.