GUNUNG Merapi dianggap sebagai gunung paling diminati pendaki. Ada beberapa larangan yang sebaiknya dipatuhi.
Gunung Merapi menyimpan banyak misteri dan bahkan dianggap angker. Keangkeran ini tidak hanya di puncaknya saja, tetapi juga di kawasan hutan dan lerengnya.
Untuk pendaki, baik pemula maupun yang telah profesional, mendaki Gunung Merapi tidak boleh hanya asal-asalan. Hal ini lantaran Gunung Merapi berbeda dengan gunung lainnya.
Salah satu aturan yang harus dipatuhi para pendaki adalah pendaki seharusnya hanya sampai di Pasar Bubrah saja.
Namun masih ada yang melanggar aturan dengan mendaki hingga puncak Merapi. Padahal, medan puncak Merapi sangat berbahaya untuk pendaki. Karena puncak Merapi didominasi dengan pasir dan bebatuan yang bergerak jika diinjak.
Selain aturan yang seharusnya dipatuhi demi keselamatan si pendaki sendiri, ada beberapa hal lainnya yang harus diketahui. Larangan tersebut berupa larangan tertulis maupun tidak tertulis.
Beberapa larangan tersebut di antaranya adalah dilarang menebang pohon, memindahkan pohon atau rumput, mengambil rumput, apalagi merusak apapun yang ada di Gunung Merapi.
Selain larangan di atas, pendaki juga dilarang untuk berbicara kotor dan berbuat hal tak senonoh. Jika hal tersebut dilanggar, penduduk sekitar percaya akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terjadi para pendaki tersebut.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.