Ternyata penyebabnya adalah sel-sel lemak, terutama dari lemak perut, menghasilkan senyawa kekebalan yang disebut sitokin yang mempromosikan kantuk.
Para peneliti mengukur lewat studi dengan melibatkan 1.395 responden pria dan wanita obesita. Mereka melaporkan bahwa saat siang hari selalu merasakan kantuk tak tertahankan yang membuat aktivitasnya terganggu.
Bahkan parahnya lagi, akibat mengantuk di siang hari, mereka kerap mengalami kecelakaan kendaraan yang tak diduga-duga. Demikian dikutip Timesofindia, Minggu (1/11/2015).
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.