Seperti dilansir dari Dailymail, Rabu (15/9/2015), kemungkinan lain adalah tindakan menyusui itu sendiri, yang melibatkan kontak dekat dengan ibu sehingga dapat menyebabkan bayi membuat lebih percaya diri.
"Sensitif menanggapi emosi orang lain adalah keterampilan sosial penting yang membantu kita berhubungan dengan orang lain, memprediksi tindakan mereka, dan mengkoordinasikan perilaku kita sendiri selama interaksi sosial," kata penulis penelitian dari Max Planck Institute di Leipzig.
Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman menyusui meningkatkan kecenderungan pro-sosial pada bayi yang secara genetik berisiko autisme. Peneliti juga menambahkan bahwa mereka juga masih perlu mencari tahu apakah efek tersebut tetap berlangsung saat anak-anak tumbuh.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.