Advertisement
Advertisement

Syuting Video Klip, Gio Pakai Jas Bersejarah

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2015 |18:47 WIB
Syuting Video Klip, Gio Pakai Jas Bersejarah
Syuting video klip, Gio Idol pakai jas bersejarah (Foto: Arif Julianto/Okezone)
A
A
A

ALASAN seseorang mengenakan pakaian bermacam-macam. Salah satunya adalah nilai bersejarah yang ada dalam pakaian tersebut. Seperti yang Gio 'Idol' kenakan dalam pembuatan video klip “Sandiwara Cinta”.

Ia mengenakan jas yang sangat bersejarah dalam perjalanan kariernya. Pasalnya, jas ini merupakan jas yang pertama kali dipakai saat mengikuti kompetisi Indonesian Idol 2014.

Saat ditanya mengenai jas tersebut, Gio mengaku bahwa nilai sejarah jas itulah yang membuat dirinya nyaman.

"Saya nyaman dengan jas ini. Sejarahnya juga istri saya yang kasih. Lebih banyak cerita sejarahnya daripada soal keberuntungan," tutur Gio kepada Okezone di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2015).

Lebih lanjut Gio menjelaskan, jas tersebut dibelinya untuk melengkapi item yang harus dibawa untuk mengikuti ajang Indonesian Idol di babak 15 besar. Setelah melihat jas ada dalam daftar yang harus dibawa, ia dan istri pun memersiapkannya.

Hal tersebut diakuinya tidak mudah. Pasalnya, ia dan sang istri harus mencari cara bisa membeli jas yang harganya tidak murah, yaitu Rp1,4 juta.

"Terpaksa utang di koperasi kantor tempat istri saya kerja," kenang Gio.

Usaha tersebut rupanya tak sia-sia. Dengan jas pilihan sang istri, Gio pun sempat dipuji oleh Ahmad Dhani sebagai salah satu juri Indonesian Idol saat itu.

"Jas ini dipuji sama Ahmad Dhani di 15 besar Indonesian Idol karena ukurannya pas di badan saya," tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement