POPULASI ikan hiu yang terjaga baik memberikan dampak positif. Salah satunya dirasakan oleh wisata di Papua, Raja Ampat.
Riyanni Djangkaru yang dikenal sebagai traveller menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi Raja Ampat. Menurut pemimpin komunitas Saveshark ini menceritakan, dahulu orang-orang di Raja Ampat menangkap ikan harus pergi ke laut lepas yang jauh.
"Tetapi, begitu ada sosialiasi tentang pentingnya hiu, mereka membiarkan ikan hiu hidup. Akhirnya, karena fungsi hiu yang hidup itu mulai terlihat, variasi ikannya juga menjadi banyak," ujarnya saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Pada akhirnya, menurut Riyanni masyarakat di Raja Ampat tidak lagi seperti menangkap ikan, tetapi cukup mengambilnya. Bahkan, menurut Riyanni orang-orang di Raja Ampat kini mencari ikan seperti mengambil di pekarangan rumah, karena variasi dan populasinya terjaga.
Selain itu, menurut Riyanni, dengan terjaganya populasi hiu juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Raja Ampat. Dengan tidak lagi memburu sirip hiu, Riyanni mengatakan, pendapatan masyarakat di Raja Ampat menjadi lebih baik.