"Kalau dulu mereka yang masih menangkap hiu andalan terbesarnya adalah sirip hiu, itu seminggu sekali bisa mendapat satu sampai dua juta. Tetapi, kalau misalnya ikan-ikan lainnya ada terus setiap hari, mungkin mereka hanya bisa dapat Rp150-400 ribu, tetapi itu setiap hari," jelas wanita yang juga seorang diver ini.
Namun, menurut Riyanni terkadang seseorang memang ingin hasil uang yang banyak dan cepat, tetapi pendapatan menjadi tidak menentu. Oleh karena itu, Riyanni Djangkaru bersama komunitas Saveshark mengenalkan fungsi hiu sebagai keberlanjutan ketersediaan makanan dan pemasukkan ekonomi.
"Hal itu telah terbukti, Raja Ampat sudah maju bukan hanya dari Pariwisata, tetapi perikanan," tutupnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.