Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Menarik Keajaiban Bekam

Erika Kurnia , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2015 |14:37 WIB
Fakta Menarik Keajaiban Bekam
Fakta tentang bekam (Foto: Bigboxlabs)
A
A
A

BEKAM alias hijamah adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia. Bekam dilakukan dengan cara pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah, lalu kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Ahli pengobatan komplementer akan mengatakan bahwa, bekam atau hijamah baik sebagai tindakan pencegahan karena membantu mengeluarkan kotoran dari tubuh.

“Penelitian menunjukkan bahwa menyumbangkan darah dua atau tiga kali setahun baik untuk tubuh Anda karena meregenerasi darah. Sama halnya dengan bekam yang juga membantu tubuh Anda membuat terbarukan," kata Dr Iftikhar Ahmad Saifi, seorang praktisi bekam dan naturopath American Board bersertifikat.

Seperti dikutip dari Gulfnews, Selasa (4/8/2015), ia mengatakan bahwa seorang praktisi bekam akan tahu di mana titik-titik cangkir bekam harus ditempatkan, sesuai dengan organ-organ tertentu dalam tubuh tergantung kebutuhan tiap individu.

Tubuh manusia dengan rata-rata berat 70 kilo memiliki sekitar 15,2 liter darah. Setiap cangkir bekam akan dapat mengisap keluar sekitar 20 ml sampai 15 ml racun, Dr Saifi mengatakan. Bekam akan meninggalkan tanda yang akan hilang setelah beberapa hari.

Pengobatan ini dilakukan dengan membuat luka yang sangat kecil di punggung dan menempatkan cangkir kaca untuk menarik keluar darah. Cangkir kaca bertindak sebagai ruang hampa. "Ketika darah ditarik keluar, ini menawarkan bantuan untuk berbagai penyakit," kata Dr Saifi.

Bekam berasal dari kata Arab, Hijamah yang berarti 'menghisap'. Perawatan medis ini dikatakan baik, bersama dengan minum madu, dikatakan baik menurut salah satu Hadits Nabi yang dirawiyatkan oleh Al Bukhari.

Hijamah adalah cabang dari sistem obat Unani, yang dipelopori di Yunani dan dikembangkan oleh orang Arab. Sistem ini didasarkan pada teori Hippocrates dari empat humor, cairan dalam tubuh, yang menentukan kondisi tubuh dan kesehatan serta kerentanan terhadap penyakit.

Empat humor adalah darah, dahak, empedu kuning, dan empedu hitam. Empedu hitam dikaitkan dengan racun dalam tubuh dan diyakini bertanggung jawab untuk berbagai penyakit dan penyakit. Setelah racun dikeluarkan, darah baru akan dibuat dan kekebalan tubuh menguat, kata para praktisi.

Dr Saifi mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui Sistem Unani Kedokteran sebagai obat alternatif. Cina juga telah mempraktekkan bekam setidaknya sejak 3.000 tahun yang lalu. Di Barat juga, semakin banyak orang yang beralih ke pengobatan komplementer ini.

Praktisi lain mengatakan bahwa penelitian menunjukkan bahwa bekam membantu mengobati hipertensi, sakit punggung, migrain, dan varises. Pelebaran pembuluh darah setelahnya juga akan membantu aliran darah dan memberi efek penyembuhan positif pada masalah seperti bahu kaku.

Namun, hijamah tidak dianjurkan pada mereka yang lemah, berusia lanjut, anak-anak, atau orang-orang yang mengalami demam atau kanker.

"Yang harus dipastikan lagi adalah pengobatan ini harus dipastikan keamanan dan kehigienisannya," katanya, mencatat bahwa kondisi higienis tertentu harus dipenuhi seperti menggunakan cangkir bekam hanya sekali.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement