Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berpesta Kuliner Nusantara di FJB Surabaya 2015

Dinno Baskoro , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2015 |22:35 WIB
Berpesta Kuliner Nusantara di FJB Surabaya 2015
Berpesta kuliner nusantara di FJB Surabaya 2015 (Foto: Dinno Baskoro/Okezone)
A
A
A

OKEZONE.COM, SURABAYA - Memasuki tahun ke-10 Festival Jajanan Bango (FJB) hadir di Surabaya. FJB Surabaya menampilkan pesta kuliner nusantara.

Kali ini, Minggu (31/5/2015) FJB menyambangi kota Surabaya untuk menggelitik para pecinta kuliner dengan menghadirkan lebih dari 41 jenis masakan dari Barat hingga Timur Nusantara.

Festival kuliner berskala nasional ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bango untuk melestarikan warisan kuliner Nusantara. Hal ini bertujuan untuk mengangkat kembali beragam hidangan autentik dari Barat hingga Timur Nusantara.

"Tahun ini kami memiliki misi besar untuk mendorong kecintaan dan kebanggaan masyarakat terhadap ragam warisan kuliner Nusantara. Kali ini kami mengangkat tema "Persembahan Kuliner dari Barat hingga Timur Nusantara" yang akan mengangkat kembali kekayaan ragam kuliner Nusantara," jelas Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango, di Grand City Mal, Surabaya, Minggu (31/5/2015).

Lanjut Nuning, Surabaya dipilih sebagai kota kedua karena memang kota Pahlawan ini juga dikenal sebagai satu destinasi wisata kuliner di Jawa Timur dengan beragam khasanah kulinernya. Bersamaan dengan itu, Bango menggelar festival kuliner akbar ini juga untuk turut serta dalam memeriahkan pesta rakyat ulang tahun Surabaya yang ke 722 tahun.

"Festival Jajanan Bango kali ini juga sekaligus memeriahkan ulang tahun kota Surabaya. Kami ingin merayakan kemeriahan ini dengan angle yang berbeda," tambah dia.

Bersamaan dengan ini pula turut hadir Handoyo, Kepala Bidang Penembangan Produk Pariwisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dalam prosesi pembukaan. Dia mengatakan bahwa acara ini tentu akan sejalan dengan visi dan misi Dinas Pariwisata guna meningkatkan sektor Pariwisata khususnya di Surabaya.

"Makanan itu salah satu poin penting dalam pariwisata. Kami sangat mendukung dengan hadirnya kegiatan ini. Karena pariwisata bukan hanya soal obyek wisatanya saja, tapi makanan khasnya juga," kata Handoyo.

Lebih lanjut, Diantara puluhan kuliner khas Nusantara, ada dua legenda kuliner yang turut serta dalam festival ini. Seperti halnya Kupat Tahu Gempol dan Ayam Taliwang Bersaudara yang telah mengharumkan khasanah kuliner Nusantara di pentas kuliner bertaraf Internasional di World Street Food Congress (WSFC 2015) di Singapura.

Disamping itu, ada beberapa sajian khas Nusantara yang bisa Anda nikmati berbagai sajian lezat khas Nusantara. Misalnya ayam bakar warung apung rahmawati, sate klatak, mi Aceh Sabang, tengkleng klewer bu Edi, coto makassar, nasi kuning avon Ambon, rujak cingur sedati Bu Nur, sate jamur tiram cak oney yogyakarta, pecel pincuk Ibu Ida, dan masih banyak sajian lezat lainnya.

Selain kelezatan yang dihadirkan, dalam festival kuliner ini juga menghadirkan beberapa area yang tak kalah seru. Diantaranya Kampung Bango, dimana pengunjung bisa melihat bagaimana kecap Bango menjaga kualitas kecap mulai dari tumbuhan kedelai hingga berbentuk kecap.

Lalu ada ada Galeri Festival Jajanan Bango yang menampilkan sekira 88 makanan Indonesia di satu meja dalam bentuk dummy, serta tiga buku resep yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Tak ketinggalan pula Panggung Hiburan yang tentunya memberi hiburan bernuansa tradisonal sembari pengunjung menikmati santapannya.

Untuk Anda yang berada di Surabaya dan sekitarnya. Jangan lewatkan untuk mampir ke halaman parkir Grand City Mal Surabaya dan nikmati beragam sajian khas dari Barat hingga Timur Nusantara yang tersedia.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement