Selain indah, danau yang berjarak 5 km dari puncak Rinjani ini juga kaya akan ikan air tawar, seperti nila, mas, dan mujair. Oleh karenanya, kegiatan memancing sangat menyenangkan dilakukan di danau yang memiliki air sebiru laut ini.
ikan-ikan tersebut memang dikembangbiakkan oleh pemeirntah dan masyarakat setenpat sebagai penambah daya tarik wisata. Oleh karenanya, jika mengunjungi Danau Segara Anak jangan lupa juga membawa alat pancing dan umpannya.
Namun, jika lupa membawa, di Desa Senaru dan Desa Sembalun menyewakan alat pancing dan umpan memancing. Tetapi, pelancong juga bisa mencoba menangkap ikan ala suku Sasak di Danau Segara Anak.
Suku Sasak menangkap ikan menggunakan kayu atau bambu runcing untuk menombak ikan yang ukurannya besar. Setelah itu, ikan dapat kita bakar sebagai hidangan lezat di tepi Danau Segara Anak.
Sementara itu, perlu diketahui, Danau Segara Anak merupakan danau kawah Gunung Rinjani di ketinggian sekira 2.000 mdpl dengan luas mencapai 1.100 hektare dan kedalaman 160 sampai 230 meter. Di tengah-tengah danau, nampak anak Gunung Rinjani bernama Gunung Baru Jari yang memiliki ketinggian 2.376 mdpl.
Perlu diketahui pula bila gunung ini masih terbilang aktif, bahkan terakhir meletus pada tahun 2009 lalu. Oleh karenanya, saat menyambangi Danau Segara Anak dan mendaki Gunung Rinjani, pelancong harus memperhitungkan rutinitas gunung merapi yang masih aktif ini, misalnya bertanya ke Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.