LAKSA adalah hidangan peranakan populer yang mudah ditemukan di Singapura, Malaysia dan Indonesia. Di Singapura laksa dikenal sebagai street food atau jajanan pinggir jalan.
Laksa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner. Laksa sering disebut sebagai nyonya laksa oleh orang Melayu. Makanan ini dibuat dari santan yang seperti saus kari.
Berikut beberapa varian street food khas Singapura yang cukup populer ini, sebagaimana dilansir YourSingapore, Minggu (5/4/2015)
Laksa lemak
Varian laksa yang cukup unik di Singapura adalah laksa lemak yang terdapat di berbagai pusat perbelanjaan, dan pusat jajanan di negara itu. Anda bisa menemukan laksa lemak ini di kios-kios yang berada di wilayah Katong, bagian timur Singapura. Di tempat ini, laksa disajikan dengan mi yang dipotong hingga bisa diciduk dengan sendok tanpa menggunakan sumpit.
(Foto:Tasteau)
Assam laksa
Laksa jenis ini merupakan varian laksa yang memiliki cita rasa cukup ringan. Namun, disajikan dengan kaldu ikan yang cenderung lebih kuat. Belakangan, Assam laksa sering disebut-sebut sebagai varian pasta. Namun, ini adalah tetap laksa. Kendati demikian, laksa dengan kaldu ikan tetap disukai banyak wisatawan lokal maupun asing.
(Foto:Pixgod)
Misteri perang antar penjual laksa di kawasan Katong
Katong merupakan daerah yang sejak dulu dikenal sebagai kawasan peranakan Tiongkok. Di tempat ini, banyak sekali penjual laksa yang mengklaim bahwa laksa yang mereka jual merupakan laksa asli Singapura.
Selama bertahun-tahun seperti sudah melegenda, para penjual laksa di kawasan ini saling bermusuhan demi mengklaim bahwa laksa yang dijualnya benar-benar asli. Kendati demikian, laksa dengan cita rasa autentik belum terpecahkan hingga kini.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.