Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Bikin Serabi yang Enak

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2015 |05:30 WIB
Cara Bikin Serabi yang Enak
Serabi saus gula merah (Foto:Youtube)
A
A
A

SERABI adalah makanan yang dapat digolongkan sebagai camilan. Serabi biasa disajikan dengan saus kinca, yakni saus yang terbuat dari santan dan gula merah. Serabi yang enak adalah yang memiliki serat pada bagian dalamnya

Untuk membuat serat tersebut dibutuhkan beberapa trik yang harus dilakukan. Ardiansyah, pemilik usaha serabi di Jakarta, membagikan tipsnya untuk Anda.

Gunakan bahan sesuai takaran

Sama halnya seperti membuat kue, dalam membuat serabi juga harus menggunakan takaran yang sesuai resep. Bahan yang digunakan dalam membuat serabi antara lain adalah, tepung beras, tepung terigu dan gula. Jika penggunaan bahan tidak sesuai takaran maka bukan hanya rasa yang akan berubah tapi juga teksturnya. Apalagi untuk membuat serabi memiliki serat, jika tidak sesuai takaran bisa jadi serabi malah menjadi bantat dan tidak berserat.

Istirahatkan adonan tepung beras

Membuat serabi harus menggunakan adonan biang yang terbuat dari campuran tepung beras dan air. Setelah tepung beras dan air dicampur, aduk perlahan menggunakan spatula. Jangan langsung mencampur adonan dengan bahan lain tetapi diamkan terlebih dahulu selama minimal 15 menit. Hal ini dilakukan, agar nanti saat adonan dimasak akan membentuk serat-serat yang banyak. Serat inilah yang membuat tekstur serabi akan semakin lezat.

Masak menggunakan wajan tanah liat

Mengolah serabi identik dengan menggunakan tanah liat sebagai wajan. Hal ini sudah turun temurun dilakukan oleh orang tua dahulu. Penggunaan wajan tanah liat ini dengan maksud untuk menghasilkan bentuk serabi yang khas seperti mangkuk.

Pakai api kecil

Aslinya serabi dimasak di atas kayu bakar dengan api kecil dan dimasak perlahan. Pemasakan menggunakan kayu bakar ini juga menghasilkan rasa dan aroma serabi yang khas dan lebih sedap. Beberapa tempat masih mengolah serabi dengan cara konvensional ini, namun ketersediaan kayu yang terbatas, membuat masyarakat beralih menggunakan kompor biasa. Serabi memiliki ketebalan yang cukup tebal, oleh karena itu mengolahnya harus dengan api kecil agar serabi matang sempurna dengan perlahan.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement