GADIS Tionghoa mendapat masalah medis karena berperawakan seperti balita meskipun telah berusia 19 tahun. Zeng Yushan yang lahir pada 1994 berhenti tumbuh setelah tujuh tahun karena kekurangan hormon pertumbuhan.
Masalah ini terjadi karena tumor yang ditemui di kelenjar hipofisis, kelenjar seukuran kacang polong yang berada di belakang hidung dan dasar otak. Kelenjar ini melepas hormon pertumbuhan dan pubertas ke aliran darah.
Tumor pada kelenjar ini, meskipun jarang, dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembangan normal manusia, kata Ashley Grossman, profesor endokrinologi di Oxford University, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (11/2/2015).
“Bila tidak diobati, gadis ini tidak akan tumbuh lagi, walau usianya akan terus bertambah. Namun di China, pengobatan untuk masalah tidak selalu tersedia dan sering kali pasien tidak mendapat bantuan yang mereka butuhkan, kecuali Anda membayar untuk itu,” tambahnya.
Perceraian keluarganya membuat keluarga Zeng menjadi keluarga tidak mampu. Ayah Zeng juga mengidap penyakit kanker lambung hingga akhirnya meninggal pada 2013. Zang pun pindah ke kota untuk menjadi pengemis.
Sampai saat sepasang suami istri mengadopsinya setelah menemui Zeng mengemis di jalanan, mereka awalnya tidak dapat mengetahui apakah Zeng perempuan atau laki-laki, karena rambutnya yang rontok akibat kondisi yang dialaminya.
Zeng kini telah mendapat perawatan medis rutin. Walaupun usianya hampir 20 tahun, ia masih kelihatan seperti bocah berusia tujuh atau delapan tahun dengan kemampuan mental seperti anak berusia lima atau enam tahun.
(Yogi Cerdito)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.