UNTUK Anda yang suka memasak daging sapi, pasti sudah tidak asing lagi dengan tenderloin. Tenderloin lebih dikenal dengan daging has dalam dan letaknya ada di bawah sirloin.
Daging tenderloin cocok dijadikan makanan apa saja karena teksturnya yang terkenal empuk. Namun, paling sering daging tenderloin dijadikan steik atau dipanggang.
Ingin tahu informasi lengkapnya mengenai daging tenderloin? Berikut ulasannya dari Outback Steakhouse.
Ciri-ciri
Daging tenderloin tidak memiliki serat atau otot-otot sapi terlalu banyak, oleh karena itu teksturnya cukup lembut. Tenderloin juga punya bentuk yang sedikit memanjang dan cenderung lonjong. Biasanya daging ini diselimuti oleh selaput tipis.
Cara memotong
Kurang lebih cara memotong daging tenderloin dan sirloin sama. Dilihat dulu alur seratnya dan potong melintang. Tapi, untuk daging tenderloin, biasanya lemak pelapisnya tidak diikut disantap. Jadi, pangkas tipis lemak pelapisnya, baru dipotong sesuai kebutuhan.
Cara memasak
Daging tenderloin paling lezat bila dipanggang. Ada beberapa tips jika ingin memanggang daging tenderloin. Pertama, sesuaikan panas pemanggang dengan tebalnya potongan daging. Pasalnya, durasi memanggang daging akan sangat bervariasi tergantung dari tebal tipisnya daging.
Selanjutnya, panggang daging jangan sampai terlalu matang (well done). Cukup panggang sampai medium well dan diamkan sekira 15 menit setelah dipanggang. Fungsinya agar tetap mempertahankan juice-nya.
Cocok disajikan masakan apa saja
Karena teksturnya yang lebih empuk dibandingkan sirloin, daging tenderloin cocok diolah untuk beragam menu. Bisa dibuat sate, rendang, dendeng, semur, sup, dan masih banyak hidangan lainnya.(ndr)
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.